Pagi terlihat cerah. Matahari tampak perkasa, sinarnya menembus hingga ke dasar salah satu kawasan diperairan utara Jawa. Dalam waktu yang tak lama, geliat kehidupan mulai terlihat.
"La.. la.. la..la.. la..," seekor ubur-ubur dengan riang gembira berenang diantara terumbu karang dan alga. "Hmmm... benar-benar hari yang menyenangkan!" katanya. Ubur-ubur itu terus berenang kesana-kemari. Ia begitu takjub dengan alga ungu yang sepertinya baru dilihatnya. "Wah, cantiknya!" Ubur-ubur itu berhenti, mengamai alga itu dengans eksama. Ia benar-benar terpesona.
Tapa disadarinya, serombongan ikan kaca muncul dari balik karang besar, berenang mendekatinya. "hei kawan-kawan, lihat itu, sisapa ya, dia?" lata salah satu dari mereka. "kok rasanya kita belum pernah melihatnya sebelumnya, ya?" "Iya, ya, kok rasanya kita belum pernah melihatnya," sambut teman-temannya. "Yuk, kita dekati!".
Tiba-tiba... Arrrggghhh... grrr... Seekor kakap merah besar dengan didi-didinya yang tajam melintas dihadapan mereka. "Cepaaat... Sembunyiii...!" teriak salah satu dari mereka. Jantung mereka berpacu dngan cepat. "Aahhh, syukurlah kita selamat, kawan-kawan!" "Tapi, bagaimana dengan rencana kita tadi?" tanya ikan kaca kecil yang paling lincah. "Rencana apa?" jawab ikan kaca yang paling tua.
"Lho, kok lupa? kita kan mau tau elbih lanjut, siapa makhluk misterius tadi." "Oh, iya, kok aku jadi lupa. Bagaimana kawan-kawan, apa kita berani kesana?" "Siapa takut?" jawab mereka kompak. Rupanya mereka begitu penasaran dengan sosok ubur-ubur yang baru pertama kali mereka temui.
Bergerak beriringan, dalam formasi yang rapat seolah ingin menjaga satu sama lain dari sergapan pemangsa, ikan-ikan kaca itu kini bisa melihat dengan mata kepala sendiri secara lebih jelas sosok yang mereka anggap misterius tadi. "Hai, kamu siapa?" lata ikan kaca kecil. "kok, kami baru lihat kamu disini?" Ubur-ubur itu menoleh , dan ia cukup kaget ada banyak ikan kaca disekelilingnya. "Hai, kenalkan, aku ubur-ubur," katanya.
"Ubur-ubur?" ikan-ikan kaca itu saling pandang satu sama lain. Bagi mereka, itu nama yang asing, nama yang baru pertama kali mereka dengar. "Kok, nama kamu aneh sekali, sih?" tanya ikan kaca tua. "Aneh?" ubur-ubur mengerutkan keningnya. "Mungkin karena kalian baru pertama kali ini mendengar namaku. Lagi pula kalian bertemu aku baru pertama kali ini, kan?"
Ikan-ikan kaca itu diam. Lagi-lagi mereka saling pandang satu sama lain. Tiba-tiba ikan kaca tua tertawa terbahak-bahak, "Hahahaha!" dan kemudian teman-temannya juga ikut tertawa, termasuk ikan kaca kecil. "Hahahaha!" "Kenapa tertawa begitu?" tanya ubur-ubur, penasaran. "Ada yang aneh denganku?" "Ya, tentu saja," kata ikan kaca tua, terus terang. "Benar kan, teman-teman?" "Yaa," jawab teman-temannya.
"Kamu ini sama sekali tak mirip dengan keluarga besar kami, para ikan," lanjut ikan kaca tua. "Tubuhmu bening, transparan, dan berumbai-rumbai pula". "kamu seperti badut, ubur-ubur!" timpal ikan kaca kecil. "Hahahaha!" dan semuanya tertawa, mengejek ubur-ubur itu.
Ikna kaca tua lebih mendekat ke teman-temannya, "Sssttt...," bisiknya. "Bagaimana kalau kita kerjain dia? Dia tak akan bisa apa-apa. YUk kita tarik rumbai-rumbai ditubuhnya!" Mereka sepempak lebih mendekat, mengerubungi ubur-ubbur itu. "jangan! Jangan dekat-dekat aku!" teriak ubur-ubur sambil bergerak menjauh dari kawanan ikan kaca itu.
"Hahahaha! Kamu takut, ya?" Kawanan ikan kaca tu terus mengejar ubur-ubur tersebut. Ketika mereka menyentuh rumbai ubur-ubur itu, tiba-tiba... Slllrrrttt... Slappp... ikan-ikan kaca itu terlempar. MEreka merasakan sengatan listrik yang sangat panas. Mereka sempoyoongan. Beberapa diantaranya bahkan pingsan, tak sadarkan diri.
"Maaf, maafkan aku," Kata ubur-ubur. Ikan kaca tua dan teman-temannya baru menyadari bahwa ubur-ubur yang kelihatannya lemah itu ternyata sangat berbahaya. Akhirnya mereka pun tak pernah lagi mengganggi ubur-ubur.
"Dia luar biasa! SEngatannya dahsyat!" kata ikan kaca yang lebih tua, diiyakan oleh teman-temannya.
TAMAT
Hikmah Cerita : Jangan pernah menganggap remeh orang lain, Kadang-kadang yang kita anggap remeh itu justru memiliki kekuatan yang luar biasa yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya.
Fakta Unik :
Ubur-ubur sering disebut juga sebagi medusa atau ikan jelly. Hal ini karena tubuh ubur-ubur bening dan transaparan.
Sengatan ubur--ubur dari tentakel dan rumbai-rumbai kakinya memberikan efek gatal dan panas. Dampaknya seperti luka bakar pada kulit.
Ubur-ubur kapal perang Portugis adalah jenis yang paling berbahaya, sengatannya bisa menyebabkan sesak napas dan kematian.
Pengarang naskah : Bilif Abduh
Dongeng Binatang/Fabel, Dongeng Hewan Laut,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar